Jumat, 10 April 2020

SEMUT-SEMUT ZAMAN NOW ANEH?

Semut
www.pexels.com/Poranimm Athith

Setauku ya, semut itu kan muncul karena mencium bau gula di atas meja atau di mana pun itu (kecuali semut di halaman hehe). Dulu waktu aku masih kecil, perilaku semut di rumahku ya kurang lebih seperti itu tetapi sekarang kok lain ya? Ada semut yang tiba-tiba nongol mengerumuni gorenganku, padahal gurih lho. Ada pula semut yang mengerumuni gelas berisi air putih padahal kan udah dicuci gelasnya pakai sabun. Kira-kira mereka kenapa ya kok perilakunya aneh gitu?


1.      Populasi semut kian berlipat
Populasi Semut
www.pexels.com/Andre Moura

Sama halnya dengan setiap makhluk hidup yang mempunyai naluri berkembang biak dan berlipat-lipat, semut pun begitu. Bahkan, menurut ilmuwan Bert Holldobler dan Edward O. Wilson, jumlah semut di dunia ini mencapai sepuluh kuadriliun semut! Kuadriliun adalah satuan di atas triliun. Di atas triliun aja sudah sepuluh kali lipatnya ya. Banyak banget nih dibandingkan populasi manusia yang kurang dari sepuluh miliar di bumi ini. Ini berarti rata-rata ada satu juta ekor semut untuk satu orang manusia. Dengan jumlah yang begitu besar, tentu dibutuhkan pula makanan dalam jumlah besar.

2.      Wadah gula kian rapat sehingga sulit ditembus semut
Wadah Gula
www.pexels.com/Suzy Hazelwood

Dulu sewaktu kecil, aku masih ingat kalau seringkali wadah gula aku kemasukan semut. Itu adalah saat-saat di mana tutup wadah tidak bisa menutup rapat sehingga sering kebobolan semut, tetapi semut tidak pernah ikut-ikutan makan gorengan lauk aku.

Keadaan berubah. Sekarang, wadah semut aku hampir selalu terhindar dari semut, mungkin karena tutupnya rapat. Namun, haha… gorengan lauk aku yang seringkali jadi incaran mereka sekarang, tetapi minuman manis masih menjadi primadona bagi mereka.

3.      Ada kandungan gula meskipun sedikit di dalam gorengan dan air?
Tahu Goreng
www.pexels.com/Riki Risnandar

TIDAK. Ternyata, gorengan lauk aku disukai semut bukan karena mengandung gula, tetapi protein. Semut memang doyan protein untuk dapat tumbuh dan berkembang biak. Ah, jadi ingat kalau bangkai-bangkai binatang biasanya semut bawa pergi ramai-ramai.

Mengapa semut menyukai air putihku? Ah, ini aku belum mendapatkan jawabannya. Maaf sekali.

4.      Sifat semut zaman now pun berubah menjadi rakus?
Semut pada Tanaman
www.pexels.com/Jimmy Chan

TIDAK. Semut sejak zaman dahulu memang sudah bersifat oportunis. Mereka akan memakan tumbuhan atau hewan apapun agar dapat bertahan hidup. Pernah lihat kan rombongan semut merayapi tanaman kamu? Ketika ada semut merayapi tanaman kamu, biasanya ada honeydew (embun madu) yang ada di situ. Honeydew itu biasanya berasal dari populasi kutu daun di tanaman tersebut. Kutu daun memberikan honeydew untuk semut dan semut melindungi mereka dari incaran musuh alaminya.
 
Demikian penjelasan singkat aku yang ada benarnya juga. Untuk tau lebih banyak soal semut, referensi berikut bisa dikunjungi. Selamat mengenal semut!


Referensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMASANGAN BENDERA MERAH PUTIH DI TANAH AIR

Sang Saka Merah Putih Hari kemerdekaan Republik Indonesia tinggal 16 hari lagi, 2 pekan lebih sedikit. Setiap tahun seluruh Indonesia...