Selasa, 26 Mei 2020

6 RESEP MAKANAN JADUL KELUARGA PETANI


Ilustrasi Istri Petani Memasak
Sumber:  agolf.xyz


Ini adalah cerita hasil bincang-bincang dengan ibuku (56 tahun) yang merupakan anak almarhum petani. Cerita ini berkutat soal makanan. Makanan yang dimakan pada zaman dahulu tentu berbeda dengan makanan zaman sekarang. Meskipun rasanya sama, yakni enak, tapi terdapat perbedaan dalam hal pengolahan. Makanan zaman dahulu tentu jauh lebih sederhana pengolahannya daripada sekarang. Berikut makanan yang dulu pernah dikonsumsi ibuku, terutama kakak-kakak dari ibuku.


1.      Sego Aking (Nasi Aking)
Sego Aking
Sumber:  tokopedia.com

Sego aking adalah nasi kemarin yang belum basi (tidak basah) yang dijemur sampai kering. Setelah kering, sego aking bisa direndam lalu dikukus. Setelah matang, untuk memakannya, nasi ini dicampur parutan kelapa dan sedikit garam. Sego aking ini dimakan dalam keadaan terjepit yakni ketika tidak punya uang.

2.      Sego Pondho (Nasi Pondho)
Sego Pondho
Sumber:  langsungenak.com

Sego pondo adalah nasi liwet yang dicampur parutan kelapa dan sedikit garam kemudian dihaluskan, diratakan dalam tambir, lalu diirisi kotak-kotak seperti wajik. Wuihhh gurih ini. Terlebih ni, biasanya sego pondho ini dimakan bersama tempe bacem. Udah kayak jadah aja ya Gengs.

3.      Jangan Oblok-oblok (Sayur Oblok-oblok)
Ilustrasi Jangan Oblok-oblok
Sumber:  diahdidi.com

Jangan oblok-oblok adalah segala macam sayuran matang sisa kemarin yang tidak basi dijadikan satu lalu dipanaskan sehingga dapat dimakan. Memang sih kalau di luar negeri yang seperti ini bikin kaget bukan main karena takut ada bakteri berbahayanya. Tapi ya itu. Herannya orang zaman dahulu itu makan apa saja gak ada tu yang sampai sakit-sakitan, jarang.
Jangan oblok-oblok zaman sekarang berbeda dari yang dulu. Bedanya, kalau zaman sekarang, sayur yang dipakai itu udah baru semua gitu.

4.      Sambel Kering dengan Sego Aking (Sambal Kering dengan Nasi Aking)
Ilustrasi Masakan Sego Aking
Sumber:  cookpad.com

Ini ni resep survival food buat para pecinta pedas. Sego aking bisa kita oseng dengan bumbu sambel kering (bawang putih, bawang merah, cabai, gula jawa, garam, dan sedikit asam jawa) ditambah tempe yang diiris kotak-kotak dan tipis. Enak lho!  

5.      Olahan Gadung
Umbi Gadung
Sumber:  id.quora.com

Gadung adalah sejenis umbi-umbian yang berbahaya (dapat menyebabkan gatal-gatal) apabila pengolahannya tidak benar. Olahan gadung ini ada 2 macam, yaitu digoreng menjadi ceriping dan dicampur kelapa.
Untuk pengolahan awalnya, gadung diiris tipis lalu dicampur abu, lalu dijemur. Setelah  kering, dicuci, direndam sekitar 2 hari. Apabila ingin membuat ceriping gadung, rendaman gadung tersebut dijemur lagi lalu setelah kering bisa dibumbui dengan garam lalu dijemur lagi sampai kering, terakhir digoreng. Selain ceriping, gadung setelah direndam sekitar 2 hari bisa dikukus. Setelah dikukus matang, bisa dicampur parutan kelapa dan sedikit garam. Hmmm sedappp.

6.      Olahan Nangka
Nangka yang Belum Terlalu Matang
Sumber:  alodokter.com 


Nangka ternyata tidak hanya disayur lodeh melulu ya. Aku ada resep jadul ni, yaitu nangka yang belum terlalu matang dikukus (nangka yang dipilih adalah yang belum terlalu matang supaya ketika dikukus tidak lembek). Setelah matang, campur dengan parutan kelapa dan sedikit garam. Jadi deh olahan nangka yang bisa dicoba di rumah dengan sangat mudah dan enak!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMASANGAN BENDERA MERAH PUTIH DI TANAH AIR

Sang Saka Merah Putih Hari kemerdekaan Republik Indonesia tinggal 16 hari lagi, 2 pekan lebih sedikit. Setiap tahun seluruh Indonesia...