Senin, 22 Juni 2020

HAL-HAL YANG BISA DILAKUIN DI KEBUN

Kebun
https://www.pexels.com/photo/bloom-blossom-flora-flower-130154/

Di masa pandemi corona ini, tak dipungkiri banyak orang berada di rumah menjaga diri agar sebisa mungkin tidak keluar-keluar rumah kalau tidak penting. Beberapa aktivitas pun dilakukan untuk mengisi waktu #dirumahaja nya. Salah satu aktivitas yang dilakukan saat pandemi adalah berkebun, aku pun melakukannya tetapi tidak serius-serius amat sih. Apa saja hal-hal yang aku lakukan di kebun? Berikut 5 poin di antaranya!


1.      Memotong cabang dan batang mati
Kebunku itu ada yang bentuknya memanjang dan sekaligus dijadikan jalan umum. Jadi, kalau kira-kira ada cabang yang menjulur dan mengganggu jalan, biasanya aku potong biar gak mengganggu.
 
Cabang tanaman yang menjulur
Aku punya tanaman katuk. Batang tanaman katuk kalau sudah dipotong, sampai bagian tertentu jaringannya akan mati dan berlubang. Gak disangka. Pada bagian batang yang mati itu, terdapatlah suatu hewan terbang berwarna hitam menghuni. Setelah mengetahui hal itu, aku pun tidak akan membiarkan adanya batang mati pada tanaman katuk, kupotong.

2.      Mengambili daun gugur yang terjatuh di tanaman
Daun gugur jatuh di tanaman

Aku sering iseng-iseng mengambili daun gugur yang terjatuh tidak sampai ke tanah alias tersangkut di tanaman. Aktivitas ini asyik sih buat aku, membersihkan sekaligus mencerahkan kebun, biar tanamannya tidak terlihat bulukan tertutup daun yang gugur.

3.      Mengatur jarak antartanaman
Tanaman ditanam dengan jarak tertentu

Ini buat tanaman-tanamanku yang ada di pot kecil-kecil dan intensitas cahaya mataharinya rendah. Jadi, dengan kondisi yang pencahayaannya rendah, kelembapan pasti lebih tinggi daripada yang pencahayaannya cukup. Belum lagi pot-pot yang kecil tentu memberikan jarak antartanaman yang pendek pula sehingga potensi kelembapan di sekitar tanaman meningkat. Kelembapan yang tinggi bisa memicu tumbuhnya spora jamur dan jamur itu bisa mengganggu pertumbuhan tanaman bahkan mematikan. Untuk menghindari potensi terkena jamur itu, aku pun mengatur jarak antartanaman sehingga ada jarak udara di antara pot-pot kecilku itu.

4.      Mengecek tanaman
Aku biasa mengecek tanamanku karena bisa jadi ada sesuatu yang terlewatkan ketika aku absen berkebun. Benar saja. Salah satu hal yang kualami adalah penemuan jamur.
Jamur tumbuh pada media tanam

Suatu ketika aku menemukan jamur berbadan buah di potku. Dugaanku sih itu dari spora bawaan pada media pupuk + tanah yang aku pakai karena kadang media tanam itu proses penyeterilannya ada yang kurang bagus. It`s okay. Kuambil cethokku (bahasa Indonesianya apa ya?) lalu kucethok jamur itu lalu kubuang, sesimple itu.

5.      Membersihkan kebun

Hama-hama tanaman dalam berbagai bentuk, bentuk pupa contohnya, biasanya ada yang bersembunyi di tanah. Untuk itu kita perlu membersihkan, menyapu tanah kebun kita agar pupa-pupa dll tersebut bisa kita minimalkan sehingga tanaman kita pun akan terjaga. Ini tidak mutlak, ini adalah pilihan. Sebab ada juga yang memilih untuk membiarkan kebunnya “berjalan” seperti layaknya sebuah hutan sehingga kesuburan tanahnya bagus.



Terima kasih kepada:
Allah swt
Ma Gorilla
Diri sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMASANGAN BENDERA MERAH PUTIH DI TANAH AIR

Sang Saka Merah Putih Hari kemerdekaan Republik Indonesia tinggal 16 hari lagi, 2 pekan lebih sedikit. Setiap tahun seluruh Indonesia...